A. UMUM
1. BKKBN
Badan
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional adalah Lembaga Non Kementerian
yang berkedudukan di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepada presiden
terkait pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga.
2. KKBPK
Program
Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga yang selanjutnya
disebut Program KKBPK, adalah upaya terencana dalam mewujudkan penduduk tumbuh
seimbang dan keluarga berkualitas melalui pengaturan kelahiran anak, jarak dan
usia ideal melahirkan, serta mengatur kehamilan.
3. PKB
Penyuluh
Keluarga Berencana yang selanjutnya disebut PKB adalah Pegawai Negeri Sipil
dengan jabatan fungsional yang diberi tugas tanggung jawab,wewenang, dan hak
secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan
penyuluhan, pelayanan, evaluasi, dan pengembangan ProgramKKBPK.
4. PLKB
Petugas Lapangan Keluarga Berencana
adalah Pegawai Negeri Sipil yang
memenuhi standar kompetensi dan kualifikasi
tertentu yang diberi tugas
tanggung jawab, wewenang, dan
hak secara penuh oleh pejabat
yang berwenangsebagai jabatan pelaksana untuk melaksanakan
kegiatan penyuluhan, pelayanan,
evaluasi, dan pengembangan Program Kependudukan,
Keluarga Berencana dan
Pembangunan Keluarga.
5. Penyuluhan
KKBPK
Penyuluhan
Kependudukan, Keluarga Berencana danPembangunan Keluarga adalah kegiatan
penyampaian informasi tentang program KKBPK dalam rangka meningkatkan
pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dan masyarakat untuk mewujudkan penduduk
tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas.
6. KB
Keluarga
Berencana adalah upaya sistimatis, terencana dan berkesinambungan dalam
mengatur kelahiran anak, jarak
dan usia ideal melahirkan, mengatur
kehamilan, melalui promosi
perlindungan, dan bantuan
sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan
keluarga berkualitas.
7. Program Kependudukan
adalah upaya sistimatis, terencana
dan berkesinambungan dari pemerintah untuk
mempengaruhi jumlah, struktur,
pertumbuhan, persebaran,
mobilitas dan kondisi kesejahteraan
yang menyangkut aspek politik, ekonomi,sosial budaya,agama serta lingkungan penduduk.
Adalah rata rata banyaknya anak yang dilahirkan hidup oleh seorang wanita sampai akhir masa reproduksinya ( dengan asumsi, wanita tersebut tetap hidup sampai akhir masa reproduksi dan akan mengikuti
pola fertilitas tersentu ). Angka Ini diperoleh
dengan menjumkah angka fertilitas menurut umur.
8.
Angka Kematian Kasar atau
Crude Death Rate ( CDR )
10. Bonus Demografi
atau demographic dividend
2. Angka kelahiran Kasar atau Crude Birth Rate (CBR )
Banyaknya Kelahiran perseribu penduduk dalam suatu periode waktu tertentu bisasanya
satu tahun. Angka ini diperoleh
dengan membagi jumlah kelahiran yang terjadi
dengan jumlah penduduk pada pertengahan tahun.
3. Angka Kelahiran menurut kelompok umur
atau Age Specific Fertility Rate (ASFR) banyaknya kelahiran tiap seribu wanita pada kelompok umur tertentu.4. Angka Kelahiran Umum atau General Fertility Rate ( GFR )
Menggambarkan banyaknya jumlah kelahiran
pada suatu periode
tertentu per 1.000 penduduk.
5. Angka Kematian Bayi ( AKB ) atau Infant Mortality Rate ( IMR )
Angka atau jumlah kematian
penduduk usia kurang dari satu tahun perseribu
kelahiran
hidup.
6. Angka Kematian Berdasarkan Kelompok Umur
atau Age Specifek Deat Rate (ASDR ) jumlah Kematian pada kelompok umur tertentu dibagi jumlah penduduk pertengahan tahun pada kelompok umur yang sama.
7. Angka Kematian Ibu ( AKI )
atau Maternal Mortality Rate ( MMR ) angka atau jumlah yang menunjukkan kematian yang terjadi pada perempuan hamil. Melahirkan dan selama masa nifas ( 42 hari/6 minggu setelah melahirkan ) karena sebab sebab yang ada hubungannya dengan proses kelahiran atau persalinan per 100.000 kelahiran hidup.
Jumlah Kematian pada tahun tertentu dibagi
jumlah penduduk pada pertengahan tahun.
9. Anti – Natalis
Kebijakan Pemerintah, masyarakat atau sekelompok masyarakat untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan mencegah kehamilan melalui penggunaan kontrasepsi.
Keuntungan ekonomis yang disebabkan oleh penurunan
rasio ketergantuan sebagai
hasil proses penurunan
kematian bayi dan penurunan fertilitas dalam jangka panjang.
15.
Fekunditas atau “fecundity”
16.
Fertilitas atau “ Kelahiran “
12. Childhood Mortallity Rate ( CMR )
Jumlah kematian anak berusia 1 – 4 tahun ( balita ) selama satu tahun per 1.000 anak umur yang sama pada pertengahan tahun.13. Child Women Ratio ( CWR )
Rasio balita terhadap
wanita usia subur sebagai ukuran yang dipergunakan untuk megetahui rasio jumlah anak usia di bawah 5 tahun ( balita ) terhadap wanita usia subur pada waktu tertentu.
14. Demografi
Ilmu yang memperlajri persoalan dan keadaan tentang perubahan penduduk dan kependudukan terutama yang berkaitan dengan komponen komponen kelahiran, kematian, migrasi/mobilitas penduduk. termasuk urbanisasi yang selanjutnya menghasilkan gambaran umun masalah
atau komposisi penduduk, baik menurut umur jenis kelamin, pekerjaan lokasi tempat tinggal, pendidikan, kesehatan dan sebagainya.
Kemampuan potensial (fisiologis dan biologis
) seorang wanita untuk melahirkan anak.
Kemampuan riil (nyata)
seorang wanita untuk melahirkan, yang dicerminkan dalan jumlah bayi yang dilahirkan.
17. Gender
Perbedaan peran, kedudukan, tanggung jawab dan pembagian
kerja antara laki laki dan perempuan
ysng ditetapkan oleh masyarakat berdasarkan sifat perempuan dan laki – laki yang dianggap pantas menurut norma, adat istiadat, kepercayaan atau kebiasaan
masyarakat.
18. Gender Development Undex/GDI
atau Indeks Pembangunan Gender/IPG adalah ukuran tingkat pencapaian tiga indicator utama pembangunan sumber daya manusia dibidang kesehatan, perdidikan dan perndapatan per kapita/pengeluaran dengan memperhitungkan ketimpangan jender
( untuk mengetahui kesenjangan
pembangunan antara
laki – laki dan perempuan ).
19. Gross Migration Atau Migrasi Brutto
Jumlah migrasi yang masuk ditambah
dengan migrasi keluar yang menunjukkan banyaknya kejadian
perpindahan.
20. Gross Reproduction Rate ( GRR )
Rata rata anak wanita yang dapat dilahirkan oleh seoarang wanita ( atau kelompok
wanita ) selama
hidupnya apabila ia
dapat melalui masa usia reproduksi.
21. Human Development Index ( HDI )
atau Indek Pembangunan Manusia /IPM : yaitu Suatu indicator yang digunakan untuk mengukur
kualitas sumber daya manusia
( SDM ) yang mencakup tiga aspek yaitu : pendidikan, kesehatan dan ketenagaankerjaan yang ditunjuk
dengan tingkat pengeluaran untuk konsumsi per tahun.
22. International Conference On Population and Development ( ICPD )
Konferensi Internasioanl tentang Kependudukan dan Pembangunan yang menekankan adanya keterkaitan secara integral antara penduduk dan pembangunan dengan menekankan pada hak untuk membangun dan memperoleh manfaat dari pembangunan.
23. In Migration
atau Migrasi Masuk istilah dalam demografi ( migrasi ) yang merujuk pada perpindahan (masuknya)penduduk kesuatu daerah.
Jalur pendidikan yang terstruktur dan jenjang
yang terdiri atas pendidikan anak usia dini. Pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Pendidikan formal
terdiri dari perndidikan formal berstatus negeri dan perdidikan formal berstatus sawasta.
25. Jalur Nonformal
Jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakann secara terstruktur dan berjenjang. Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai
setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah atau pemerintah daerah dengan mengacu pada standart
nasional pendidikan.
26. Jalur Informal
Jalur pendidikan keluarga
dan lingkungan yang benbentuk kegiatan belajar
secara mandiri, Hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formaldan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan
standart nasional
pendidikan.
27. Keluarga Berencana
Upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, dan peningkatan kesejahteraan kleuarga untuk mewujukkan keluarga kecil bahgia dan sejahtera.28. K B K
Kehidupan Berwawasan Kependudukan, berperilaku dan berperan
aktif dalam upaya pengendalian penduduk.
29. Kemiskinan Absolut
Ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup minimal sesuai batas yang berlaku untuk umum atau yang ditetapkan pemerintah.30. Kependudukan
Hal Ikhwal yang berkaitan dengan jumlah, ciri utama,
pertumbuhan, persebaran, mobilitas, penyebaran, kualitas, kondisi kesejahteraan yang menyangkut politik, ekonomi, social, budaya
, agama serta lingkungan penduduk tersebut.
31. K o h o r
atau Cohort : Yaitu Sekolompok Penduduk yang dalam perjalanan hidupnya dipengaruhi oleh faktor faktor yang sama. Misalnya kohor kelahiran ( actual Birt Cohort ) dalah sekompok penduduk yang lahir pada waktu yang sama.32. Komunikasi, Informasi, dan Edukasi ( KIE )
Suatu proses intervensi yang terencanan yang menggabungkan pesan pesan informasional, pendidikan dan motivasionalyang bertujuan untuk mencapai suatu perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku yang dapat diukur diantara sekelompok audiens sasaran yang jelas melalui penggunaan saluran komonikasi.33. Kontrasepsi
Obat/alat/cara untuk mencegak
terjadinya konsepsi ( kehamilan
). Jenis kontrasepsi ada dua : hormonal ( seperti Pil,
Suntik dan implant
) dan Nonhormonal ( seperti : kondom IUD ).
34. Kualitas Penduduk
Kondisi penduduk dalam aspek fisik dan non fisik serta ketaqwaan kepada Tuhan YME, yang merupakan dasar utnuk mengembangkan kemampuan dan menikmati kehidupan sebagai manusia yang berbudaya, kepribadian dan layak.35. Kuantitas Penduduk
Jumlah penduduk akibat dari perbedaan antara penduduk yang lahir, mati dan berpindah
tempat tinggal.
36. Lahir Hidup
Atau Live Birth, adalah peristiwa
keluarnya hasil konsepsi dari rahim
seorang ibu tanpa memperhitungkan lamanya didalam kandungan, dimana
sibayi menunjukkan tanda tanda kehidupan, seperti bernafas, jantung berdenyut, tali pusar berdenyut atau adanya
gerakan.
37. Lahir Mati
atau Still birth adalah kelahiran seorang banyi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu, tanpa menunjukkan tanda tanda kehidupan.38. Life Expectancy ( LE )
Rata rata usia harapan
hidup ( umur ) dari setiap penduduk
sejak dilahirkan dalam suatu wilayah/Negara.
39. Masa Reproduksi
Masa atau usia dimana
seorang perempuan mampu melahirkan (masa subur) yaitu sejak mendapat
haid pertama sampai dengan saat berhenti
haid (umumnya antara
15 – 49 tahun ).
40. Milinium Development Goals (MDG’S)
Atau tujuan pembangunan millennium adalah kesepakatan Negara – negara didunia mengenai
arah pembangunan global dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Arah bangunan dimaksud dituangkan dalam delapan
tujuan ( dan jabarkan kedalam target target yang harus dicapai di tahun 2015 ). Delapan tujuan tersebut adalah
:
(1)
menanggulangi
kelaparan dan kemiskian,
(2)
mencapai pendidikan dasar untuk semua,
(3) mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan,
(4) mengurangi angka kematian anak,
(5) meningkatkan kesehatan ibu,
(6) memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit
menular lainnya,
(7) melindungi kelestarian lingkungan,
(8) meningkatkan kerja sama global tentang
pembangunan.
41. Menopaus
Suatu keadaan biologis dimana
fungsi reproduksi seorang wanita berakhir yang
ditandai dengan berhentinya siklus haid. Biasanya
terjadi sekitar umur 40-49 tahun. Kondisi ini disebut juta mati haid atau
baki.
42. Menorche
Haid ( mentruasi
) yang terjadi untuk pertama kali.
43. Mentruasi
Pendarahan rahim
yang fisiologik, terjadi pada wanita yang tidak hamil pada masa reproduksi, secara berkala dengan selang waktu kurang dari empat minggu.
44. Migrasi
Perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap
dari suatu tempat ke tempat lain melewati
batas administrasif (migrasi
internal ) atau batas polotik/negara (migrasi international ).
45. Mortalitas.
Atau “ Kematian
“ adalah peristiwa hilanggnya tanda tanda kehidupan secara permanen yang dapat terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup terjadi. Yang dimaksud
dengan tanda tanda kehidupan misalnya : jantung
berdenyut, bergerak dan sebagainya. Dalam hal ini kematian hanya dapat terjadi apabila didahului oleh
kelahiran hidup
46. Net Reprodukction Rate ( NRR )
Ukuran rata rata dapat dilahirkan oleh seorang wanita ( sekolompok wanita ) jika ia telah melewati masa reproduksinya sesuai dengan ASFR yang ada dan telah memperhitungkan kemungkinan kematian pada tahun tertentu.47. Norma Keluarga Kecil, Bahagia, dan sejahtera ( NKKBS )
Suatu nilai yang sesuai dengan nilai nilai agama dan sosial budaya yang membudaya dalam diri pribadi, keluarga dan masyarakat yang berorentasi kepada kehidupan sejahtera dengan jumlah anak ideal untuk mewujutkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin.48. Paritas
Banyaknya
kelahiran hidup yang dipunyai
oleh seorang wanita.
49. Pasangan Usia Subur ( PUS )
Pasangan suami istri yang istrinya berumur antara 15 s.d 49 tahun dan secara operasional juga berarti pasangan suami istri yang istrinya berumur kurang dari 49 tahun tetapi belum menopause.50. Produk Domestik Bruto /PDB
Gambaran kasar tentang tingkat pendapatan negara sebagai hasil penjualan berbagai produksi lokal, jasa dan investasi di banding pengeluaran dalam jangka waktu tertentu, biasanya untuk satu tahun.51. Penduduk
Orang sebagai seorang diri pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat, warga negara dan himpunan kuantitas yang bertempat tinggal disuatu tempat dalam batas wilayah negara pada waktu tertentu.52. Penduduk Tumbuh seimbang ( PTS )
Penduduk yang kecepatan
perubahan jumlahnya
bersifat konstan dan proporsi untuk masing masing kelompok
umurnya relative
tetap.
53. Penduduk Tanpa Pertumbuhan ( PTP )
Atau Zeropopulation Growth ( ZPG ) adalah apabila
jumlah penduduk tidak mengalami
perubahan dengan angka pertumbuhan sama dengan
nol. PTP dapat dicapai apabila mengalami suatu pola kelahiran
dan kematian yang tetap dalam waktu yang cukup lama, dan tidak terjadi
megrasi serta jumlah kematian dan kelahiran seimbang.
Upaya mempengaruhi pertumbuhan penduduk kearah suatu angka pertumbunhan penduduk yang diinginkan, hal ini biasanya ditempuh melalui suatu kebijaksanaan pemerintah dibidang kependudukan.
55. People – Centered Development
Penduduk
sebagai titik sentral pembangunan.
56. Perilaku Hidup Berwawasan Kependudukan ( PHBK )
Usaha untuk meberdayakan anggota keluarga dan masyarakat agar tahu, mau, dan mampu mempraktikkan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kehidupan berwawasan kependudukan (PSP-KBK) serta berperan aktif dalam gerakan keluarga Berencana di masyarakat.57. Piramida Penduduk.
Komposisi umur dan jenis kelamin
penduduk secara grafis yang digambarkan dalam bentuk piramida penduduk.
Dalam hal ini piramida penduduk dalam suatu negara/wilayah dapat dibedakan
atas tiga cirri, yaitu ekstensif/extencive (sebagian besar penduduk berusia muda ). Kontruktif/contructive ( sebagian
kecil penduduk berada
dalam kelompok umur muda dan stasioner/stationary ( banyaknya
penduduk dalam setiap umur hampir sama dan mengecil pada usia tua. Kecuali
pada kumur tertentu.
58. Pronatalis
Kebijakan pemerintah, masyarakat atau sekolompok masyarakat untuk mepercepat pertumbuhan penduduk dengan usaha menaikkan /membiarkan kelahiran.
59. Proyeksi Penduduk
Perkiraan jumlah penduduk dimasa mendatang berdasarkan asumsi asumsi mengenai arah perkembangan mortalitas dan fertilitas di masa datang. Untuk membuat proyeksi penduduk ( tanpa migrasi ), dibutuhkan data (1) distribusi penduduk menurut umur dan jenis kelamin yang telah dirapikan, (2) rasio penduduk yang masih hidup menurut umur, (3) perkiraan tingkat fertilitas menurut umur, (4) rasio jenis kelamin pada waktu lahir.
60. R a s i o
Perbandingan jumlah terhadap jumlah lainnya, dimana pembilang dan penyebut
merupakan kelompok yang berlainan
sama sekali, yang dinyatakan dalam suatu satuan tertentu.
61. Rasio/Beban Ketergantungan
Atau dependency ratio, yaitu rasio antara banyaknya
penduduk usia 0 -14 tahun dan banyaknya penduduk usia 65 tahun ke atas dengan banyaknya
penduduk usia kerja
( berumur
15 – 64 tahun ).
62. Registrasi Vital
Kegiatan pencatatan mengenai kelahiran
hidup, kelahiran, mati, kematian, perceraian, adopsi,
termasuk pengakuan pengesahan sebagai warga negara.
63. Sensus Penduduk
Sebagai keseluruhan proses pencacahan, pengumpulan dan penyusunan serta penerbitan data demografi, ekonomi dan sosial yang menyangkut semua orang.64. Stakeholder
Segenap pihak yang terkait dengan isu dan permasalah yang sedang diangkat.65. Total Migrasion
Atau migrasi total, yaitu seluruh kejadian
migrasi yang mencakup migrasi semasa hidup ( life time migration ) dan migrasi
pulang ( return
migration ).
66. Transisi Demografi
Perubahan kondisi penduduk dari pertumbuhan yang rendah dengan tingkat kelahiran dan kematian tinggi menuju pertumbuhan penduduk yang rendah dengan tingkat
kelahiran dan kematian yang rendah.
67. UNESCO
Akronim (kependudukan) dari United Nations Educational Scientific and Cultural Organization
atau Organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan PBB.
68. UNDP
Akronim (kependekan) dari United Nation Development Programme, yaitu program khusus PBB untuk masalah pembangunan yang terdiri
dari organisasi multilateral yang member bantuan tehnis dan pembangunan di dunia.
Adalah suatu kegiatan
mencatatat dan melaporkan berbagai aspek yang berkaitan dengan pelayanan kontrasepsi yang dilakukan
oleh klinik KB pemerintah maupun swasta serta dokter/bidan praktek
swasta sesuai dengan system yang telah ditetapkan.
Adalah pasangan usia subur yang baru pertama kali menggunakan alat/cara kontrasepsi dan atau pasangan usia subur yang kembali menggunakan metode kontrasepsi setelah melahirkan / keguguran.
Adalah pasangan usia subur dari keluarga
pra Sejahtera dan Keluarga
sejahtera I atau keluarga penerima jaminan kesehatan gratis ( JAMKES ) yang baru pertama kali menggunakan alat/cara
kontrasepsi dan atau yang kembali
menggunakan metode kontrasepsi setelah melahirkan/keguguran.
Adalah peserta KB yang sedang menggunakan salah satu metode kontrasepsi secara terus menerus tanpa diselingi kehamilan.
5.
Pelayanan Peserta KB Ulang
6.
Pelayanan Peserta KB Ulang KPS dan KS I / JAMKES
7.
Pelayanan KB Klinik
Adalah tindakan kepada peserta KB, meliputi pemberian kontrasepsi ulang.
Adalah tindakan kepada peserta KB dari keluarga
Pra Sejahtera dan Keluarga
Sejahtera I atau keluarga penerima jaminan kesehatan gratis ( JAMKES ).
Adalah semua kegiatan
pelayanan di klinik
KB baik berupa pelayanan kontrasepsi maupun pelayanan lain.
8.
Pelayanan Statis
Adalah pelayanan KB yang diberikan
ditempat pelayanan
yang menetap atau tidak bergerak.
Adalah pelayana dalam bentuk tim mobil
dilaksanakan oleh tim.
Adalah pelayanan KB yang diberikan untuk memenuhi permintaan masyarakat terhadap pelayanan KB dan kesehatan reproduksi, yang diselenggarakan pada jam buka pelayanan seperti biasa ( rutin
), disemua unit pelayanan KB yang ada.
11. Pelayanan Bakti Sosial KB
Adalah pelayanan KB dalam bentuk pelayanan bakti sosial KB sesuai standart kualitas pelayanan statis, dilaksanakan melalui pemanfaatan agenda
momen trategis berskala
nasional dan daerah/local yang diselenggarakan bersama mitra kerja secara sinergis.
12. Pelayanan Khusus
Adalah pelayanan KB dalam bentuk pelayanan khusus dan dilakukan
pada sasaran khusus.
13. Klinik KB
Adalah fasilitas yang mampu dan berwenang
memberikan pelayanan kontrasepsi, berlokasi dan terintegrasi difasilitas pelayanan
kesehatan dasar atau di Rumah Sakit ( RS ) dikelola
oleh pemerintah termasuk
TNI dan Polri maupu swasta dan lembaga
swadaya organisasi masyarakat (LSOM) serta telah terdaftar di dalam data K/O/KB.
14. Dokter/Bidan Praktek Swasta
Adalah dokter atau bidan yang melakukan pelayanan kontrasepsi kepada pada para calon peserta KB dan peserta KBdi tempat prakteknya.15. Petugas Penghubung Dokter/Bidan Praktek Swasta
Adalah PLKB/PKB atau petugas yang ditunjuk sebagai pengumpul data hasil pelayanan
kontrasepsi oleh dokter/bidan praktek swasta yang berada diwilayah kerjanya.
16. Status Klinik KB
Adalah status pemilikan atau pengelolaan klinik KB yang dibedakan atas 2 ( dua ) macam pemilikan, yaitu pemerintah dan swasta.17. Klinik KB Induk
Adalah Klinik KB Pemerintah (puskesmas) yang mempunyai
wilayah kerja /binaa dokter dan bidan praktek swasta yang memberikan pelayanan KB.
18. Informed Concent
Adalah lembar persetujuan tertulis yang ditandatangani klien calon peserta KB/keluarganya, untuk melakukan
tindakan medik dalam pelayanan kontrasepsi.
19. Daerah Khusus
Adalah daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan kepulauan.
20. Desa/Kelurahan Siaga
Adalah suatu kondisi masyarakat tingkat desa/kelurahan yang memiliki kemampuan dalam menemukan permasalahan yang ada, kemudian merencanakan dan melakukan pemecahannya sesuai potensi yang dimilikinya, serta selalu siap siaga dalam menghadapi masalah.21. KB Pasca Persalinan
Adalah pelayanan KB yang diberikan
kepada Pasien pasca persalinan sampai kurun waktu 42 hari setelah
persalinan.
22. KB Pasca Keguguran
Adalah pelayanan KB yang diberikan kepada pasien pasca keguguran sampai kurun waktu 21 hari setelah mengalami keguguran.
Adalah wadah masyarakat
yang berperan serta dalam pengelolaan program
KKBPK, baik dalam
bentuk kelompok/organisasi maupun perorangan yang mempunyai pengaruh di masyarakat.
Adalah seorang
atau beberapa orang kader dalam wadah organisasi yang secara sukarela berperan
aktif melaksanakan dan mengelola Program KKBPK tingkat Desa/Kelurahan.
4. Kelompok
Keluarga Berencana ( KKB )
3. Sub
PPKBD ( Sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa )
Adalah seorang atau beberapa orang kader dalam wadah organisasi yang secara sukarela berperan
aktif melaksanakan dan
mengelola Program KKBPK tingkat
Rukun Warga.
Adalah kelompok dalam wadah organisasi yang anggotanya terdiri dari seluruh keluarga dalam suatu Rukun Tetangga
yang secara sukarela
berperan aktif mengelola program Keluarga Berencana Nasional di tingkat
Rukun Tetangga.
5. Kelompok
Kegiatan ( Poktan
)
Adalah wadah kegiatan program Keluraga Berencana Nasional yang berkaitan
dengan penundaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatankesejahteraan keluarga.
6. Kelompok
Kegiatan Bina Keluarga
Balita (BKB)
Merupakan wadah kegiatan beranggotakan keluarga yang memiliki
anak balita untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan atau anggota keluarga lainnya dalam pengasuhan dan pembinaan
tumbuh kembang anak balita
melalui rangsangan/stimulasi baik secara fisik, mental,
social dan intelektualnya.
7. Kelompok
Bina Keluarga Remaja ( BKR )
Adalah wadah kegiatan
beranggotakan keluarga yang anak dan remaja untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan atau keluarga lainnya dalam pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak dan remaja melalui komonikasi efektif antara orang tua dan anak remaja.
8. Kelompok
Kegiatan Bina Keluarga
Lanjut Usia ( BKL )
Adalah merupakan kelompok
kegiatan untuk membina keluarga lansia dalam upaya meningkatkan kepedulian dan peran keluarga dalam mewujutkan lanjut usia yang sehat, mandiri, produktif, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Adalah wadah kegiatan ekonomi yang beranggotakan keluarga, terutama keluarga Pra Sejahtera
( Pra S ) dan
Keluarga Pra Sejahtera I ( KS I ) yang saling berinteraksi untuk melakukan
kegiatan usaha ekonomi produktif dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga kecil bahagia sejahtera.
Adalah unit terkecil
dalam masyarakat yang terdiri dari suami-istri atau suami istri dan anaknya,
atau ayah dan anaknya,
atau ibu dan
anaknya.
11. Keluarga
Sejahtera ( KS )
12. KB – Tempat Kerja
13. Motivator
KB – Tempat
Kerja
14. Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat
Adalah keluarga yang dibentuk
berdasarkan atas perkawinan yang sah, maupu memenuhi kebutuhan hidup
spiritual dan metriil
yang layak, bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa memiliki
hubungan yang serasi,
selaras dan seimbang antar anggota dan atar keluarga dengan masyarakat dan lingkungan.
Adalah Tempat Kerja ( perusahaan, kantor, dan fasilitas lainnya ) yang memiliki fasilatas pelayanan kesehatan dalam bentuk klink, poliklinik dan rumah sakitserta pusat kegiatan lainnya
yang dapat diintegrasikan dengan progam Kependudukan dan KB.
Adalah seorang atau sekelompok orang dalam tempat kerja ( perusahaan, kantor, dan fasilitas lainnya ) yang secara sukarela dan atas ijin pimpinan tempat kerja, bereperan aktif melakukan/megelola program Kependudukan dan KB.
Adalah orang orang yang hormati dan disegani
di desa/kelurahannya, karena aktivitas dalam kelompoknya, kecakapan kecakapan dan sifat
sifat tertentu yang dimilikinya dan mempunyai pengetahuan, pemahaman dan kepedulian terhadap progran Kependudukan dan KB.
Adalah suatu unit alat peraga
anatomi alat reproduksi, lembar balik,
contoh alat kontrasepsi, VCD
anemasi proses
pembuahan dan VCD
sosialisai kontrasepsi.
Adalah kendaraan roda empat yang didalamnya berisi alat elektronik( audio visual )
dan berfungsi sebagai alat penyuluhan dan KIE KB.
Adalah sarana penyuluhan/KIE KB berupa alat pengeras suara elektronik yang mudah dibawa
berkeliling ke lokasi
sasaran.
Adalah kegiatan tim KB yang terdiri dari unsure KIE, pelayanan kontrasepsi dan atau pelayanan
intergrasi yang diakukan dalam satu rangkaian gerak untuk menggarap sasaran yang sama.
Adalah Pasangan Suami Istri yang terikat dalam perkawinan yang sah, yang istrinya berumur antara 15 sampaidengan 49 tahun.
Adalah suatu wadah kegiatan program informasi dan konseling remaja dan maha
siswa yang dikelola
dari oleh dan untuk remaja dan mahasiswa,
guna memberikan pelayanan
informasi dan konseling
remaja dan mahasiswa
serta kegiatan kegiatan lainnya.
Sumber: Dari Berbagai Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar