Rabu, 28 Mei 2025

Konsep Sambutan Hari Lanjut Usia Nasional 2025 Kemendukbangga/BKKBN Riau 2025



Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Mei merupakan hari di mana negara Republik Indonesia memberikan apresiasi berupa penghargaan atas semangat jiwa raga serta peran penting dan strategi para lanjut usia Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa. Hal ini diinisiasi atas peran Dr. KRT. Radjiman Widyodiningrat yang memimpin sidang BPUPKI pada tangal 29 Mei 1945, sebagai anggota paling sepuh (tertua), yang dengan kearifannya mencetuskan gagasan perlunya dasar filosofis negara Indonesia. HLUN dicanangkan pertama kali secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 29 Mei 1996 di Semarang.



Bapak dan lbu yang Saya hormati,

Kehadiran Negara ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan, dimana pemerintah memberikan perhatian khusus kepada Lanjut Usia. Mandat Peraturan Presiden tersebut ditujukan kepada Kementerian/Lembaga untuk mewujudkan Lanjut Usia Sejahtera, Mandiri, dan Bermatabat. Hal ini sebagaimana dituangkan dalam tema peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2025 "Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera".

Indonesia telah memasuki era penduduk tua (Ageing Population) sejak tahun 2021, dengan proporsi penduduk lansia yang terus meningkat. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 12% atau 29 juta penduduk Indonesia merupakan lansia, dan persentase ini diprediksi akan meningkat hingga 20% pada tahun 2045 (BPS 2024).

Tantangan yang dihadapi lansia di Indonesia cukup signifikan, terutama terkait dengan kemandirian dan kesehatan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi tingkat ketergantungan pada penduduk umur ≥60 tahun menunjukkan bahwa 95% lanjut usia mandiri; 2,1% dengan ketergantungan ringan, dan 2,9% mengalami ketergantungan sedang hingga total dan memerlukan bantuan dalam aktivitas sehari-hari.

Untuk Provinsi Riau, Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi tingkat ketergantungan pada penduduk umur ≥60 tahun menunjukkan bahwa 92,8% lanjut usia mandiri; 2,7% dengan ketergantungan ringan, dan 1,7% mengalami ketergantungan sedang hingga total dan memerlukan bantuan dalam aktivitas sehari-hari.

Bapak Ibu tamu undangan yang terhormat,

Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mengamanatkan pemerintah dan pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Kemendukbangga/BKKBN yang diberikan mandat untuk menjalankan program Bangga Kencana menterjemahkan kebijakan pembangunan keluarga dengan cara membentuk berbagai Poktan yang langsung menyentuh keluarga khususnya berkenaan dengan peningkatan kualitas hidup Lansia melalui program Bina Keluarga Lansia.

Oleh karena luasnya wilayah Indonesia dan perbedaan karateristik lansia berdasarkan daerah pemukiman, Kemendukbangga/BKKBN membuat inovasi dengan mengembangkan Program Sekolah Lansia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, menjadikan mereka lebih tangguh, dan memberikan pendidikan sepanjang hayat yang fokus pada tujuh dimensi lansia tangguh. 

Dalam rangka memberdayakan lansia, Pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang berisi kebijakan kelanjutusiaan melalui penguatan pelaksanaan perlindungan sosial untuk lansia yang mencakup pemenuhan hak dasar dan inklusivitas. 

Menindaklanjuti Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tersebut, maka  Kemendukbangga/BKKBN membuat program Lansia Berdaya yang merupakan salah satu dari 5 (lima) program quick win Kemendukbangga/BKKBN.

Program ini bertujuan untuk memastikan lansia tetap aktif, produktif, dan sehat secara fisik dan mental, serta dapat berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat. 

Bapak dan Ibu yang terhormat,

Tujuan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tanggal 29 Mei adalah untuk menghargai dan menghormati peran serta kontribusi para lanjut usia (lansia) dalam pembangunan bangsa dan masyarakat. Peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan dan hak-hak lansia, serta mendorong peningkatan pelayanan dan perlindungan bagi mereka. 





Saya atas nama Kepala Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, menghaturkan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh mitra kerja Kemendukbangga/BKKBN atas dukungannya dan partisipasi aktif dalam terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat pada hari ini, dalam mendukung penyelenggaraan Program Quick Win Kemendukbangga/BKKBN di Provinsi Riau.


Selasa, 27 Mei 2025

Cara membersihkan radiator mobil


 klik disini tutorial bleeding radiator mobil


1. Siapkan alat-alat yang dibutuhkan

Sebelum mulai, siapkan semua alat yang diperlukan untuk mempermudah proses pembersihan. Kamu akan membutuhkan alat-alat seperti berikut ini:

  • Wadah untuk menampung cairan radiator lama
  • Kunci untuk membuka katup dan selang radiator
  • Sikat lembut atau udara bertekanan rendah untuk membersihkan kisi-kisi
  • Air bersih
  • Cairan pembersih radiator serta coolant baru

2. Pastikan mesin mati dan dingin sebelum memulai

Matikan mesin dan biarkan hingga benar-benar dingin untuk mencegah risiko luka bakar akibat suhu tinggi atau tekanan dalam radiator. Radiator dalam kondisi panas dapat mengeluarkan uap bertekanan jika langsung dibuka, sehingga menunggu hingga dingin adalah langkah keamanan penting.

3. Kuras dan bersihkan cairan pendingin lama

Letakkan wadah di bawah radiator, lalu buka katup pembuangan untuk mengeluarkan cairan pendingin. Cairan ini mungkin mengandung endapan yang perlu dikeluarkan agar radiator dapat berfungsi optimal. Setelah cairan habis, bilas radiator dengan air bersih beberapa kali untuk memastikan kotoran terangkat lebih maksimal.

4. Bersihkan dengan cairan pembersih khusus

Isi radiator dengan cairan pembersih yang dirancang untuk melarutkan kerak dan endapan. Hidupkan mesin beberapa menit agar cairan bersirkulasi dan membersihkan bagian dalam radiator lebih menyeluruh. Proses ini membantu mengangkat kotoran yang tidak dapat hilang hanya dengan air biasa.

Banyak yang membersihkan radiator dengan Porstex dan ada juga yang membersihkan mesin mobil dengan Sunlight. Namun, sebenarnya penggunaan cairan-cairan tersebut tidak disarankan. 

Lebih baik menggunakan cairan khusus yang memang fungsinya membersihkan radiator. Cairan khusus ini bisa dengan mudah kamu temukan di marketplace.

5. Cek dan bersihkan selang radiator

Lepaskan selang radiator dan periksa apakah ada retakan atau tanda aus. Bersihkan bagian dalam selang menggunakan aliran air atau udara bertekanan untuk memastikan tidak ada kotoran yang menghambat aliran coolant. Selang yang bersih akan memastikan sirkulasi yang lancar saat radiator digunakan kembali.

6. Bersihkan kisi-kisi radiator dari luar dan pasang kembali

Debu dan kotoran yang menempel di kisi-kisi radiator dapat menghambat aliran udara, jadi bersihkan dengan sikat lembut atau udara bertekanan. Pasang kembali selang dan tutup radiator dengan rapat untuk menghindari kebocoran. Pastikan setiap komponen terpasang dengan benar untuk performa optimal.

7. Isi radiator dengan coolant baru

Isi radiator dengan coolant baru sesuai spesifikasi yang dianjurkan untuk mencegah korosi dan menjaga suhu optimal. Setelah mengisi, periksa sambungan dan katup untuk memastikan tidak ada kebocoran.

Jika dirasa pembersihan belum maksimal, proses pembersihan bisa diulang. Ulangi proses pembersihan sebelum memasukkan coolant baru. Penggunaan cairan khusus untuk membersihkan radiator relatif aman, tapi tetap pastikan untuk tidak menggunakannya secara berlebihan.

Tips Perawatan Radiator Mobil

Membersihkan radiator dan kuras radiator mobil secara rutin memang menjadi sebagian cara untuk merawat radiator dengan baik. Berikut penjelasan tentang berbagai tips merawat radiator agar performanya tetap bagus:

1. Periksa dan ganti coolant secara rutin

Pastikan untuk memeriksa level coolant di dalam radiator secara berkala, minimal setiap bulan atau sebelum melakukan perjalanan jauh. Coolant yang sudah kotor atau kehilangan sifatnya dapat menyebabkan korosi pada bagian dalam radiator serta mengurangi kemampuannya dalam mengatur suhu mesin.

Gantilah coolant sesuai dengan jadwal yang dianjurkan dalam buku manual kendaraanmu, biasanya setiap 2 hingga 5 tahun, untuk menjaga performa radiator dan melindungi komponen mesin dari kerusakan.

2. Bersihkan radiator secara berkala

Selain menerapkan cara bersihkan radiator mobil mendalam setahun sekali, kamu juga perlu membersihkan radiator dari debu dan kotoran yang menempel di kisi-kisi radiator setiap beberapa bulan.

Kotoran yang menempel dapat menghambat aliran udara sehingga radiator tidak dapat mendinginkan mesin dengan efektif. Gunakan sikat lembut atau udara bertekanan rendah untuk membersihkan area ini, terutama setelah berkendara di lingkungan berdebu atau saat musim hujan.

3. Periksa selang dan koneksi

Selang radiator harus diperiksa secara rutin untuk mendeteksi adanya kerusakan, seperti retakan, kebocoran, atau keausan. Kerusakan pada selang dapat menyebabkan coolant bocor dan dapat mengakibatkan overheating pada mesin. Kebocoran pada radiator juga bisa menjadi penyebab air radiator penuh tapi mesin panas.

Jika kamu menemukan tanda-tanda kerusakan, segeralah mengganti selang tersebut agar sistem pendinginan tetap berfungsi dengan baik. Pastikan juga semua koneksi di sekitar radiator terpasang dengan kuat untuk mencegah kebocoran.

4. Cek termostat

Termostat memainkan peran penting dalam mengatur aliran coolant ke radiator. Pastikan termostat berfungsi dengan baik karena termostat yang rusak dapat menyebabkan mesin terlalu panas atau terlalu dingin.

Jika mesin tidak mencapai suhu optimal, ini dapat mengurangi efisiensi bahan bakar dan performa kendaraan. Jika kamu merasa mesin sering overheating atau tidak mencapai suhu yang tepat, pertimbangkan untuk memeriksa dan mengganti termostat jika perlu.

5. Hindari overheating

Jika mesin mulai menunjukkan tanda-tanda overheating, seperti jarum temperatur yang melonjak atau suara mendidih dari radiator, matikan mesin segera. Biarkan mesin dingin sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Overheating dapat merusak komponen internal mesin dan radiator, sehingga penting untuk mengatasi masalah ini dengan cepat. Sebagai langkah pencegahan, jangan lupa memantau level coolant secara rutin dan segera perbaiki kebocoran jika ditemukan.

6. Gunakan pelindung radiator

Jika kamu sering berkendara di daerah berdebu atau saat musim hujan, pertimbangkan untuk memasang pelindung radiator. Pelindung ini dapat membantu mencegah kotoran, debu, dan air masuk ke dalam radiator, yang bisa mengganggu sirkulasi dan fungsi pendinginan.

Memastikan radiator tetap bersih dan terlindungi akan membantu meningkatkan efisiensi sistem pendinginan dan memperpanjang umur radiator serta komponen lainnya.

Itu dia penjelasan tentang cara kuras air radiator mobil, dan tips perawatannya. Biaya bersihkan radiator mobil di bengkel umumnya berkisar antara Rp150 sampai Rp500 ribu untuk service radiator secara keseluruhan dan jika kemungkinan ada komponen yang perlu diganti. Sedangkan untuk biaya kuras saja umumnya kisaran Rp30 ribu hingga Rp50 ribu.

Jika menggunakan cara di atas, kamu cukup menerapkannya di rumah tanpa harus ke bengkel dan keluar biaya lebih. Lakukanlah perawatan radiator dan komponen mobil lainnya secara rutin agar performa mobil selalu optimal.

Pantun Mitra Kerja Kemendukbangga/BKKBN 2025

 


➣ Pagi hari kita berjumpa,

➣ Duduk bersama menikmati hari.

➣ Apalah daya kami bekerja,

➣ Jika Mitra Kerja tak bersama kami.

 

➣ Rasa syukur kita ucapkan,

➣ Dalam Doa yang kita panjatkan.

➣ Terima kasih Bapak Ibu tamu undangan,

➣ Semoga kita selalu diberi kesehatan,

 

➣ Cantik Sungguh Putri Melayu,

➣ Senyumnya indah menusuk kalbu.

➣ Semangat hidup mencari limu,

➣ Siap sukseskan ZCD UPPKA Provinsi Riau.

Pantun TAMASYA Kemendukbangga/BKKBN 2025

Pantun TAMASYA Kemendukbangga/BKKBN

 


      • Ayah dan bunda pergi bekerja,

      • Untuk mencari rezeki yang halal.

      • TPA Adzkiya dukung program TAMASYA,

      • Agar tumbuh kembang anak jadi optimal.

 

 

      • Pekanbaru kota idaman,

      • Banyak kenangan yang tak terlupakan.

      • Program TAMASYA janganlah diragukan,

      • Agar pola asuh anak dapat ditingkatkan. 

Membuat NIB (Nomor Induk Berusaha) pada akun OSS

klik disini untuk tutorial cara membuat akunnya ya..



NIB, atau Nomor Induk Berusaha, adalah identitas resmi yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha di Indonesia. Sejak penerapannya oleh Lembaga Online Single Submission (OSS), NIB menggantikan sejumlah izin usaha sebelumnya, seperti SIUP dan TDP, serta menjadi prasyarat untuk mengakses berbagai izin komersial, operasional, dan program pemerintah bagi pelaku usaha.

Pengertian NIB adalah kombinasi 13 digit angka yang menjadi identitas resmi bagi pelaku usaha di berbagai sektor ekonomi, termasuk produksi barang konsumsi, event komersial, dan perdagangan internasional.. Selain sebagai identitas usaha, NIB juga merekam tanda tangan elektronik dan informasi keamanan, yang menjamin keabsahan usaha Anda.

Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Riau mendukung Poktan UPPKA agar memiliki NIB, Poktan UPPKA dapat berkunjung ke Satyagatra Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Riau untuk dilakukan pendampingan sosialisasi dan penerbitan bagi Poktan UPPKA.

Dengan adanya NIB, pelaku usaha mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap izin dan fasilitas lain yang penting.

  1. Meningkatkan Kredibilitas dan Legalitas Usaha

Memiliki NIB menandakan bahwa usaha Anda terdaftar secara resmi di OSS. Hal ini memperkuat kredibilitas di mata mitra bisnis, konsumen, dan investor, serta memudahkan Anda mengakses peluang kerjasama strategis dalam berbagai event atau program bisnis.

  1. Mempermudah Pengurusan Perizinan

NIB berfungsi sebagai identitas tunggal untuk berbagai izin usaha yang diperlukan, seperti izin lokasi, izin lingkungan, dan izin komersial. Hal ini sangat relevan jika usaha Anda sering terlibat dalam event besar atau produksi barang konsumsi yang membutuhkan regulasi khusus.

  1. Memperbesar Akses Pendanaan dan Dukungan Pemerintah

Lembaga keuangan memerlukan NIB sebagai syarat untuk mengajukan pinjaman. Dengan NIB, usaha Anda juga memiliki akses lebih besar untuk mendapatkan modal kerja dari lembaga keuangan atau program pembiayaan pemerintah, terutama bagi UMKM yang ingin meningkatkan kapasitas produksi atau ekspansi.

  1. Perlindungan Hukum

Usaha yang memiliki NIB mendapat perlindungan hukum yang lebih kuat dari pemerintah, misalnya dalam sengketa hukum yang berkaitan dengan hak cipta atau masalah perdata. NIB ini berlaku seumur hidup usaha Anda, namun perlu diperbarui jika ada perubahan data usaha.

  1. Memperluas Kesempatan untuk Berpartisipasi dalam Program Pemerintah

Berbagai program bantuan, pelatihan, dan event bisnis yang diselenggarakan oleh pemerintah mensyaratkan pelaku usaha untuk memiliki NIB. Program seperti ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha, terutama UMKM, untuk meningkatkan daya saing di pasar domestik dan internasional.

-semoga bermanfaat-

Konsep Sambutan Program TAMASYA Kemendukbangga/BKKBN



Perubahan nomenklatur BKKBN menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 180 dan 181 Tahun 2024, mendasari rebranding logo baru Kemendukbangga/BKKBN.

Kemendukbangga/BKKBN memiliki 5 Quick Win.

Pertama, Genting adalah Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang manfaatnya dapat diterima balita berisiko stunting dengan mendapatkan bantuan dari orangtua asuh.

Kedua, Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang berupa Day Care Unggul yang berkolaborasi dengan lembaga pemerintah dan swasta, menyediakan pengasuh tersertifikasi, psikolog anak, dan dokter spesialis anak untuk memantau tumbuh kembang anak.

Ketiga, Gerakan Ayah Teladan (Gate), yaitu optimalisasi peran ayah untuk menjawab fenomena fatherless saat ini.

Keempat, AI Super App tentang Keluarga yang terdiri dari konsultasi problematika keluarga, merawat anak oleh psikolog anak, konselor laktasi dan dokter spesialis anak, layanan a-z tentang kesejahteraan keluarga serta pendataan keluarga.

Dan Kelima, Lansia Berdaya, yaitu menyediakan home care berbasis komunitas bagi orang tua yang tidak mendapatkan perawatan oleh anaknya, bantuan untuk lansia dan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas dan RSUD tanpa rujukan dan memberdayakan lansia sesuai dengan kapasitasnya.

Peran perempuan dalam dunia kerja guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sangatlah penting, karena adanya peningkatan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Perempuan lebih tinggi dibandingkan Laki-Laki selama setahun terakhir.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), TPAK perempuan pada bulan Februari 2024 adalah 55,41%. Angka ini naik sekitar 1% pada Tahun 2025 menjadi 56,70%.

Dengan meningkatnya angka TPAK di dunia kerja, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF mengembangkan program yang dikenal dengan istilah Nurturing Care Framework (NCF), agar setiap anak memiliki kesempatan terbaik untuk tumbuh dan kembang secara optimal. Kerangka ini didasarkan pada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa masa seribu Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK), adalah periode kritis yang menentukan kesehatan, pembelajaran, dan kesejahteraan anak sepanjang hidupnya. NCF menekankan pentingnya lingkungan yang mendukung, penuh perhatian, dan responsif bagi anak. Dengan 5 (lima) elemen utama yaitu kesehatan, kecukupan gizi, keamanan dan keselamatan, pengasuhan responsif, stimulasi dini.

Dalam pelaksanaan NCF, di berbagai negara menerapkan Early Childhood Education and Care (ECEC), yaitu penyediaan tempat penitipan anak bagi ibu bekerja di Amerika Serikat tahun 1830. Beberapa negara, memberikan subsidi untuk menutupi biaya Tempat Penitipan Anak (TPA) baik yang fullday maupun halfday kepada penyedia layanan atau kepada keluarga yang mengajukan permohonan. Selain itu juga terdapat program hibah pemerintah untuk penyedia layanan TPA.

Di sisi lain, berdasarkan data profil anak usia dini oleh BPS pada 2023, terdapat 4 dari 100 anak usia dini yang mengalami pengasuhan yang tidak layak. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan menegaskan pentingnya pemenuhan hak-hak anak sejak terbentuknya janin dalam kandungan sampai dengan anak berusia 2 (dua) tahun. Pada Pasal 100 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa pengusaha wajib menyediakan fasilitas kesejahteraan. Fasilitas kesejahteraan ini dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan pekerja/buruh dan ukuran kemampuan perusahaan. Hak-hak tersebut meliputi hak untuk mendapatkan pengasuhan yang berkualitas, lingkungan yang aman, akses kesehatan dan gizi, serta stimulasi fisik, mental, sosial, dan emosional.

Anak yang tumbuh dalam lingkungan yang mendukung di masa ini akan memiliki potensi untuk menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan.

Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) hadir sebagai salah satu solusi strategis untuk menjawab tantangan ini. TAMASYA memberikan layanan pengasuhan yang terintegrasi, membantu orang tua yang bekerja untuk tetap produktif, sambil memastikan anak-anak mereka mendapatkan perhatian, perlindungan, dan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang. Selain mendukung partisipasi perempuan dalam dunia kerja melalui pengasuhan berbasis layanan, keberadaan TAMASYA juga berkontribusi pada pembentukan generasi penerus bangsa yang unggul.

Hingga Mei 2025, terdapat 477 Tempat Penitipan Anak (TPA) di Provinsi Riau, yang tersebar di 12 Kabupaten dan Kota.

TPA ini mencakup berbagai jenis layanan untuk mendukung tumbuh kembang anak, serta mendukung orang tua yang bekerja. Namun, masih banyak tantangan terkait legalitas dan standar layanan di beberapa daerah, hal ini yang membuat keluarga menjadi merasa tidak berdaya apabila dihadapkan pada kondisi konflik pilihan antara mengasuh anak dengan pola silih asih, silih asah, dan silih asuh dengan baik, atau bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Esensi dalam makna nilai silih asih, silih asah dan silih asuh ini bersifat universal sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan digunakan sebagai metode pemberdayaan Masyarakat yang mengandung ciri-ciri berpikir kefilsafatan, yaitu bersifat: konseptual, koheren (runtut), dan sistematis, ini yang perlu dianut oleh TPA yang dipercaya oleh orang tua/wali asuh.

Saat ini di Indonesia telah hadir berbagai layanan pengasuhan anak usia dini yaitu dari Daycare Ramah Anak/Taman Asuh Ramah Anak (TARA) dari Kementerian Pembardayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Taman Anak Sejahtera dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Taman Penitipan Anak (TPA) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun belum tersedianya sistem terintegrasi yang dapat memberikan pendampingan pengasuhan secara rutin serta data dan informasi pengasuhan anak usia dini yang merupakan salah satu upaya pemenuhan hak anak.

Hal inilah yang menjadikan Kemendukbangga/BKKBN menggagas program inovasi, yaitu pendampingan pengasuhan anak di TPA yang terintegrasi melalui TAMASYA.

Diperlukan pembagian peran dalam memastikan efektivitas program TAMASYA pada seluruh tingkatan pemerintahan, pemerintahan pusat, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota yang terkoordinasi, sehingga program TAMASYA dapat berjalan efektif dan efisien.

TAMASYA ini bukan hanya mendukung tercapainya kesejahteraan ibu dan anak, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing global di era bonus demografi.

-semoga bermanfaat-